INIEDU FEST 2025!
Sebuah ajang kreativitas, literasi, dan refleksi kemerdekaan yang terbuka bagi masyarakat untuk mengekspresikan ide, imajinasi, bakat, dan karya terbaiknya dalam suasana semangat kebangsaan
Pendaftaran GRATIS!!!
Kategori Lomba:
1. Menggambar dan Mewarnai untuk dua jenjang (SD I–III dan IV–VI)
2. Cipta Baca Puisi untuk dua jenjang (SMP dan SMA)
3. Komik Strip untuk dua jenjang (SMP dan SMA)
4. Cerpen (Umum)
Info lengkap mengenai ketentuan karya dan lainnya dapat dibaca di guidebook melalui tautan berikut:
🔗 http://bit.ly/guidebooklombainiedufest2025
Daftarkan dirimu sekarang!
https://bit.ly/pendaftaraniniedufest2025
Yuk, buktikan bahwa generasi kita punya semangat berkarya. Sampai jumpa di INIEDU FEST 2025!!

Pelatihan Penggunaan Buku Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti Nur Hidayah Jenjang SMP/MTs
Alhamdulillah kali ini Nur Hidayah Press dapat mengadakan Webinar Pelatihan Penggunaan Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Nur Hidayah Press jenjang SMP/MTs, yang bekerja sama dengan Sekolah Islam Terpadu Bina Ilmi Palembang dan diselenggarakan secara daring dan dapat diikuti dengan gratis

Pelatihan Penggunaan Buku Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti Nur Hidayah Jenjang SD/MI
Alhamdulillah kali ini Nur Hidayah Press dapat mengadakan Webinar Pelatihan Penggunaan Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Nur Hidayah Press jenjang SD/MI, yang bekerja sama dengan Sekolah Islam Terpadu Bina Ilmi Palembang dan diselenggarakan secara daring dan dapat diikuti dengan gratis

Kurikulum Merdeka
Kurikulum Merdeka memberikan keluasaan kepada pendidik untuk menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lengkungan belajara peserta didik.

Bimtek Penggunaan Buku Pramuka Nur Hidayah Press
Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana, lebih dikenal sebagai Gerakan Pramuka Indonesia, adalah nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia. Kata “Pramuka” merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Jiwa Muda yang Suka Berkarya. Tapi sebelum singkatan ini ditetapkan, kata Pramuka asalnya diambil oleh Sultan Hamengkubuwono IX dari kata “pramuka” (ejaan Jawa latin, dibaca pramuko) yang berarti pasukan terdepan dalam perang. Dalam Kamus Bausastra Jawa karya W.J.S Poerwadarminta tahun 1939, pramuka berarti pangarep atau lelurah, yang artinya pemimpin.

